Follow by Email

Kamis, 28 Juli 2011

Perkembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu pengetahuan alam (IPA) telah mengubah sejarah kehidupan manusia. Perkembangan itu semakin pesat setelah diketemukannya komputer yang dapat membantu manusia dalam merancang dan menganalisis hasil-hasil penelitian. Di dunia kedokteran telah ditemukan berbagai teknik bedah, transplantasi organ, terapi genetik, bayi tabung, serta obat-obatan penyembuh berbagai penyakit. Itu semua berkat perkembangan IPA. Ilmu pengetahuan alam adalah ilmu yang mempelajari gejala-gejala alam dan ingin memahami alam apa adanya. 1. Karkteristik Biologi sebagai ilmu (Sains) Ilmu pengetahuan berkembang karena hakikat manusia yang serba ingin tahu. Mengembangkan ilmu pengetahuan tidak harus berawal dari nol, melainkan bisa dari hasil penelitian orang lain asal sesuai dengan karakteristik sains itu sendiri. Biologi bagian dari sains yang memiliki karakteristik yang sama dengan ilmu sains lainnya. Adapun karakteristik ilmu pengetahuan alam termasuk biologi (SAINS/IPA) yaitu: Obyek kajian berupa benda konkret dan dapat ditangkap indera Dikembangkan berdasarkan pengalaman empiris (pengalaman nyata) Memiliki langkah-langkah sistematis yang bersifat baku Menggunakan cara berfikir logis, yang bersifat deduktif artinya berfikir dengan menarik kesimpulan dari hal-hal yang khusus menjadi ketentuan yang berlaku umum. Bersifat deduktif artinya berfikir dengan menarik kesimpulan dari hal-hal yang umum menjadi ketentuan khusus. Hasilnya bersifat obyektif atau apa adanya, terhindar dari kepentingan pelaku (subyektif) Hasil berupa hukum-hukum yang berlaku umum, dimanapun diberlakukan 2. Ruang lingkup biologi Berdasarkan struktur keilmuan menurut BSCS (Biological Science Curricullum Study, Mayer 1980) bahwa ruang lingkup biologi meliputi obyek biologi berupa kingdom (plantae, animalia, protista, fungi, archebacteria, eubacteria). Ditinjau dari tingkat molekul (virus) - sel (protozoa, bakteri dan tumbuhan unisel) - jaringan (porifera & coelenterata) - organ (hati, ginjal, dll) - sistem organ (sistem sirkulasi, sistem transportasi, dll) - individu (manusia) – populasi (kumpulan individu yang sama di daerah yang sama) – komunitas (kumpulan beberapa populasi) – ekosistem (kumpulan beberapa komunitas) – biosfer (kumpulan bebrapa ekosistem). Adapun persoalan yang dikaji meliputi 9 tema dasar yaitu : 1. Biologi (sains) sebagai proses inkuiri 2. Sejarah konsep biologi 3. Evolusi 4. Keanekaragaman dan keseragaman 5. Genetika dan kelangsungan hidup 6. Organisme dan lingkungan 7. Perilaku 8. Struktur dan fungsi 9. Regulasi Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, obyek biologi juga terus berkembang. 3. Dampak mempelajari biologi Peran biologi dalam kehidupan memberikan dampak negatif dan dampak positif. Dampak positif atau manfaatnya yaitu (1) Manusia sadar terhadap hidup dan kehidupan dalam lingkungan, (2) Diciptakan bibit unggul yang ramah lingkungan, (3) pemanfaatan mikroorganisme dalam segala bidang. Sedangkan dampak negatif yang ditimbulkan yaitu (1) Mengeksploitasi SDA dengan sembarangan, (2) Penggunaan bibit unggul dan pestisida berlebihan yang akan berdampak pada biodeversitas, (3) Penggunaan senjata biologi yang mematikan, yang akan merusak lingkungan biotik maupun abiotik. Oleh karena itu kemajuan biologi yang demikian pesatnya harus diimbangi dengan iman dan takwa, sehingga pemanfaatan lebih optimal dan meminimalkan dampak negatif yang ada. 4. Metode ilmiah Biologi merupakan cabang sains yang mempelajari berbagai permasalahan makhluk hidup, dan untuk mempelajari melalui proses dan sikap ilmiah ini sebagai konsekuensi biologi. Dengan menggunakan proses dan sikap ilmiah akan memperoleh produk ilmiah. Dalam mempelajari sains terdiri dari 3 komponen yaitu : Sikap ilmiah Merupakan sikap yang harus dimiliki untuk berlaku obbyektif dan jujur saat mengumpulkan dan menganalisa data. Proses ilmiah Merupakan perangkat ketrampilan kompleks yang digunakan dalam melakukan kerja ilmiah. Proses ilmiah dapat dilakukan dengan pendekatan ketrampilan proses dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu: 1) Ketrampilan proses sains dasar, meliputi: a. Mengobservasi Mencari gambaran atau informasi tentang objek penelitian melalui indera. Dalam biologi hasil observasi seringkali dibuat dalam bentuk gambar (misal gambar dunia dll), bagan (missal bagan siklus hidup kupu-kupu), tabel (misal tabel pertumbuhan penduduk suatu wilayah), grafik (misal grafik hubungan antara tabel pertumbuhan kecambah), dan tulisan. b. Menggolongkan Untuk mempermudah dalam mengidentifikasi suatu permasalahan c. Menafsirkan Memberikan arti sesuatu fenomena/kejadian berdasarkan atas kejadian lainnya. d. Mempraktikkan/meramalkan Memperkirakan kejadian berdasarkan kejadian sebelumnya serta hukum-hukum yang berlaku. Prakiraan dibedakan menjadi dua macam yaitu prakiraan intrapolasi yaitu prakiraan berdasarkan pada data yang telah terjadi; kedua prakiraan ekstrapolasi yaitu prakiraan berdasarkan logika di luar data yang terjadi. e. Mengajukan pertanyaan Berupa pertanyaan bagaimana, karena pertanyaan ini menuntut jawaban yang diperoleh dengan proses. 2) Ketrampilan proses sains terpadu, yang terdiri dari: a. Mengidentifikasi variabel b. Menyusun tabel data c. Menyusun grafik d. Mendeskripsikan hubungan antar variabel e. Perolehan data dan pemrosesan data f. Menganalisia penyelidikan g. Merumuskan hipotesis h. Mendefinisikan variabel secara operasional i. Melakukan eksperimen j. Inferens 3) Langkah sistematis dalam proses ilmiah/metode ilmiah meliputi: Merumuskan masalah Ada tiga cara dalam merumuskan permasalahan yaitu: a. Apakah variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat objek eksperimen? b. Bagaimana pengeruh variabel bebas terhadap variabel terikat objek eksperimen? c. Apakah ada hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat objek eksperimen? Menyusun kerangka berfikir/Mengumpulkan keterangan Kerangka berfikir dicari melalui kepustakaan atau fakta empiris (observasi). Merumuskan hipotesis Hipotesis merupakan suatu dugaan yang merupakan jawaban sementara terhadap masalah sebelum dibuktikan. Ada 2 macam hipotesis dalam eksperimen yaitu: a. Hipotesis nol (H0) : tidak ada pengnaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat b. Hipotesis alternatif (H1) : ada pengaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat Melakukan eksperimen Untuk mendukung atau menyangkal hipotesa itu perlu dibuktikan melalui eksperimen. Dalam melakukan eksperimen melalui tahapan-tahapan sebagai berikut: a. Taraf perlakuan b. Pengendalian faktor lain c. Ulangan d. Pengukuran Analisis data Analisa data dapat menggunakan statistik atau secara deskriptif. Menarik kesimpulan Ada dua kemungkinan dalam kesimpulan yaitu hipotesis diterima (dugaan sementara sesuai dengan eksperimen) atau ditolak (dugaan sementara tidak sesuai dengan eksperimen). Publikasi Hasil penelitian di publikasikan ke kalayak melalui jurnal penelitian, seminar atau lewat internet. Klik di sini! Share Posting Terkait: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas XI MATERI BIOLOGI SMA VIRUS MACAM-MACAM KLASIFIKASI Archaebacteria dan Eubacteria Uji Kompetensi Karakteristik Biologi dan Metode Ilmiah RUANG LINGKUP BIOLOGI BIOLOGI SEBAGAI ILMU Benefit of Biology | Manfaat Biologi Klasifikasi Mahluk Hidup | Pembagian Kingdom SOAL OLIMPIADE BIOLOGI SMA 2011 Cabang-cabang Biologi DETIK-DETIK UN BIOLOGI 2011 SOAL UN TAHUN 2010 KEMARIN SOAL LATIHAN UN I TRYOUT UN BIOLOGI 2011 (I) TRYOUT UN BIOLOGI 2011 SOAL PREDIKSI UN BIOLOGI (II) 2011 SOAL PREDIKSI UN BIOLOGI (I) 2011 Animasi Menstruasi File pada kategori: SMA-MA, Umum, Materi Biologi SMA Comments » The URI to TrackBack this entry is: http://biologi.blogsome.com/2011/07/22/biologi-sebagai-ilmu-2/trackback/ No comments yet. RSS feed for comments on this post. KOLOM KOMENTAR Nama E-mail Web/Blog (Optional) Isi komentarmu: Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided. © 2007 BIOLOGI TERLENGKAP! | Dibuat oleh Pak Tohib | Guru Biologi SMA N 2 Mranggen Demak Home | SiteMap | RSS Feed Sistem Klasifikasi Enam Kingdom (Menurut Woese tahun 1977) Semula para ahli hanya mengelompokkan makhluk hidup menjadi 2 kerajaan, yaitu kerajaan tumbuhan dan kerajaan hewan. Dasar para ahli mengelompokkan makhluk hidup menjadi 2 kerajaan : Kenyataan bahwa sel kelompok tumbuhan memiliki dinding sel yang tersusun dari selulosa. Tumbuhan memiliki klorofil sehingga dapat membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis dan tidak dapat berpindah tempat dan hewan tidak memiliki dinding sel sementara hewan tidak dapat membuat makanannya sendiri, dan umumnya dapat berpindah tempat. Namun ada tumbuhan yang tidak dapat membuat makanannya sendiri, yaitu jamur (fungi). Berarti, tumbuhan berbeda dengan jamur maka para ahli taksonomi kemudian mengelompokkan makhluk hidup menjadi tiga kelompok, yaitu Plantae (tumbuhan), Fungi (jamur), dan Animalia (hewan). Setelah para ahli mengetahui struktur sel (susunan sel) secara pasti, makhluk hidup dikelompokkan menjadi empat kerajaan, yaitu Prokariot, Fungi, Plantae, dan Animalia, Pengelompokan ini berdasarkan ada tidaknya membran inti sel. Sel yang memiliki membran inti disebut sel eukariotik, sel yang tidak memiliki membran inti disebut sel prokariotik. Pada tahun 1969 Robert H. Whittaker mengelompokkan makhluk hidup menjadi lima kingdom, yaitu Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia. Pengelompokan ini berdasarkan pada susunan sel, cara makhluk hidup memenuhi makanannya, dan tingkatan makhluk hidup. Namun sistem ini kemudian diubah dengan dipecahnya kingdom monera menjadi kingdom Eubacteria dan Archaebacteria. Penjelasan Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup Enam Kingdom: Kingdom Eubacteria Para makhluk hidup di Kingdom Eubacteria berupa makhluk hidup sel tunggal (uniseluler). Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Eubacteria memiliki sel prokariotik (sel sederhana yang tidak mempunyai kapsul sebagai lapisan terluarnya dan dinding sel didalamnya). Eubacteria juga dikenal dengan istilah bakteria. Kingdom Archaebacteria Pada tahun 1977 seorang mikrobiolog bernama Carl Woese dan peneliti lain dari university of Illinois menemukan suatu kelompok bakteri yang memiliki ciri unik dan berbeda dari anggota kingdom Monera lainnya. Kelompok tersebut dinamakan Archaebacteria. Archaebacteria lebih mendekati makhluk hidup eukariot dibandingkan bakteri lain yang merupakan prokraiot. Hal itu menyebabkan terciptanya sistem klasifikasi 6 kingdom pemisah kingdom Archaebacteria dari anggota kingdom Monera lain yang kemudaian disebut Eubacteria. Namun hingga sekarang yang diakui sebagai sistem klasifikasi standar adalah sistem Lima Kingdom yang ditemukan oleh Whittaker. Makhluk hidup di Kingdom Archaebacteria tidak jauh berbeda dengan yang ada di Kingdom Eubacteria karena mereka dulunya satu Kingdom. Namun Archaebacteria umumnya tahan di lingkungan yang lebih ekstrem. Kingdom Protista Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Protista memiliki sel eukariotik. Protista memiliki tubuh yang tersusun atas satu sel atau banyak sel tetapi tidak berdiferensiasi. Protista umumnya memiliki sifat antara hewan dan tumbuhan. Kelompok ini terdiri dari Protista menyerupai tumbuhan (ganggang), Protista menyerupai jamur, dan Protista menyerupai hewan (Protozoa, Protos: pertama, zoa: hewan). Protozoa mempunyai klasifikasi berdasarkan sistem alat geraknya, yaitu Flagellata/Mastigophora (bulu cambuk, contoh Euglena, Volvox, Noctiluca, Trypanosoma, dan Trichomonas), Cilliata/Infusiora (rambut getar, contoh Paramaecium), Rhizopoda/Sarcodina (kaki semu, contoh Amoeba), dan Sporozoa (tidak mempunyai alat gerak, contoh Plasmodium). Kingdom Fungi (Jamur) Fungi memiliki sel eukariotik. Fungi tak dapat membuat makanannya sendiri. Cara makannya bersifat heterotrof, yaitu menyerap zat organik dari lingkungannya sehingga hidupnya bersifat parasit dan saprofit. Kelompok ini terdiri dari semua jamur, kecuali jamur lendir (Myxomycota) dan jamur air (Oomycota). Beberapa kelompok kelas antara lain: a. kelas Myxomycetes (jamur lendes) contoh nya Physarum policephalius. b. kelas Phycomycetes (jamur ganggang) contoh nya jamur tempe (Rhizopus oryzae, mucor mue) Kingdom Plantae (Tumbuhan) Tumbuhan terdiri dari tumbuhan lumut (Bryophyta), tumbuhan paku (Pteridophyta), tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae), dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae). Kingdom Animalia (Hewan) Hewan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya tersusun atas banyak sel yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Hewan tidak dapat membuat makanannya sendiri sehingga bersifat heterotrof. Kelompok ini terdiri dari semua hewan, yaitu hewan tidak bertulang belakang (invertebrata/avertebrata) dan hewan bertulang belakang (vertebrata). Sistem Klasifikasi 6 Kingdom Pada tahun 2004, seorang ilmuwan, Thomas Cavalier-Smith mengklasifikasikan makhluk hidup menjadi k Kingdom juga, namun dengan memisahkan Eukaryota dari Protista yang bersifat autotrof menjadi Kingdom baru, yaitu Chromista. 6 Kingdom menurut Klasifikasi Cavalier-Smith, yaitu: 1). Bacteria 2). Protozoa 3). Chromista 4). Fungi 5). Plantae 6). Animalia Walaupun sekarang Indonesia sedang berusaha mengadaptasikan klasifikasi Domain, namun klasifikasi menurut ketentuan terakhir (yang terbaru) adalah klasifikasi Cavalier-Smith ini. Berikut ini ada link tentang Klasifikasi berbahasa Inggris saya Ambil dari Blog nya Bu Lilit Suryati. (http://lilitsuryati.blogspot.com) Klik di sini! Klik di sini! Share Posting Terkait: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas XI MATERI BIOLOGI SMA VIRUS MACAM-MACAM KLASIFIKASI Archaebacteria dan Eubacteria Uji Kompetensi Karakteristik Biologi dan Metode Ilmiah RUANG LINGKUP BIOLOGI BIOLOGI SEBAGAI ILMU Benefit of Biology | Manfaat Biologi Klasifikasi Mahluk Hidup | Pembagian Kingdom SOAL OLIMPIADE BIOLOGI SMA 2011 Cabang-cabang Biologi DETIK-DETIK UN BIOLOGI 2011 SOAL UN TAHUN 2010 KEMARIN SOAL LATIHAN UN I TRYOUT UN BIOLOGI 2011 (I) TRYOUT UN BIOLOGI 2011 SOAL PREDIKSI UN BIOLOGI (II) 2011 SOAL PREDIKSI UN BIOLOGI (I) 2011 Animasi Menstruasi File pada kategori: SMA-MA, Materi Biologi SMA Comments » The URI to TrackBack this entry is: http://biologi.blogsome.com/2011/07/21/klasifikasi-mahluk-hidup-pembagian-kingdom/trackback/ No comments yet. RSS feed for comments on this post. KOLOM KOMENTAR Nama E-mail Web/Blog (Optional) Isi komentarmu: Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided. © 2007 BIOLOGI TERLENGKAP! | Dibuat oleh Pak Tohib | Guru Biologi SMA N 2 Mranggen Demak Home | SiteMap | RSS Feed 2. Perhatikan nama-nama tumbuhan berikut! 1). Kacang buncis (Phaseolus vulgaris) 2). Kacang panjang (Vigna sinensis) 3). Pete cina (Leucaena glauca) 4). Kacang hijau (Phaseolus radiatus) 5). Kacang kapri (Pisum sativum) Dari kelima tubuhan tersebut pasangan manakah yang takson terendahnya sama? A. 1 dan 2 B. 1 dan 4 C. 2 dan 3 D. 2 dan 5 E. 4 dan 5 3. Selain ada bakteri yang merugikan misalnya membusukkan makanan dan menyebabkan penyakit namun banyak juga jenis-jenis bakteri yang menguntungkan misalnya golongan Methanocaterium sp digunakan untuk pembuatan…. A. biogas dari kotoran ternak B. yoghurt dari susu sapi C. keju swis dari susu asam D. nata de coco dari sari kelapa E. PST dari serbuk gergaji 9. Pada sungai yang alirannya lambat, airnya akan menjadi subur sekali untuk pertumbuhan ganggang dan tanaman pengganggu lainnya, keadaan ini disebut eutrofikasi. Peristiwa ini disebabkan oleh … A. kelebihan CO2 dan SO2 hasil dari pelapukan sampah organik B. kekurangan dekomposer yang akan membusukkan sampah buangan C. timbunan bahan anorganik hasil penguraian sampah organik dan polutan D. sampah organik yang tidak mampu terurai oleh mikroorganisme E. limbah minyak tanah menutupi lapisan permukaan perairan dan mematikan mikroba 10. Organel berupa saluran halus dalam sitoplasma yang berbatas sistem membran dan erat kaitannya dengan sistem angkutan pada sintesis protein adalah…. A. ribosom B. retikulum endoplasma C. plasmadesmata D. badan golgi E. lisosom 17. Pada pernapasan dada, inspirasi terjadi bila…. A. otot antar tulang rusuk berkontraksi, sehingga tulang rusuk menurun, rongga dada mengecil, udara keluar B. otot sekat rongga dada kontraksi, posisi sekat mendatar, rongga dada membesar, udara masuk C. otot antar tulang rusuk kontraksi, tulang rusuk terangkat, rongga dada membesar, udara masuk D. otot antar tulang rusuk relaksasi, tulang rusuk terangkat, rongga dada membesar, udara masuk E. otot sekat rongga dada relaksasi, posisi sekat mencembung, rongga dada membesar, udara keluar.Perkembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu pengetahuan alam (IPA) telah mengubah sejarah kehidupan manusia. Perkembangan itu semakin pesat setelah diketemukannya komputer yang dapat membantu manusia dalam merancang dan menganalisis hasil-hasil penelitian. Di dunia kedokteran telah ditemukan berbagai teknik bedah, transplantasi organ, terapi genetik, bayi tabung, serta obat-obatan penyembuh berbagai penyakit. Itu semua berkat perkembangan IPA. Ilmu pengetahuan alam adalah ilmu yang mempelajari gejala-gejala alam dan ingin memahami alam apa adanya. 1. Karkteristik Biologi sebagai ilmu (Sains) Ilmu pengetahuan berkembang karena hakikat manusia yang serba ingin tahu. Mengembangkan ilmu pengetahuan tidak harus berawal dari nol, melainkan bisa dari hasil penelitian orang lain asal sesuai dengan karakteristik sains itu sendiri. Biologi bagian dari sains yang memiliki karakteristik yang sama dengan ilmu sains lainnya. Adapun karakteristik ilmu pengetahuan alam termasuk biologi (SAINS/IPA) yaitu: Obyek kajian berupa benda konkret dan dapat ditangkap indera Dikembangkan berdasarkan pengalaman empiris (pengalaman nyata) Memiliki langkah-langkah sistematis yang bersifat baku Menggunakan cara berfikir logis, yang bersifat deduktif artinya berfikir dengan menarik kesimpulan dari hal-hal yang khusus menjadi ketentuan yang berlaku umum. Bersifat deduktif artinya berfikir dengan menarik kesimpulan dari hal-hal yang umum menjadi ketentuan khusus. Hasilnya bersifat obyektif atau apa adanya, terhindar dari kepentingan pelaku (subyektif) Hasil berupa hukum-hukum yang berlaku umum, dimanapun diberlakukan 2. Ruang lingkup biologi Berdasarkan struktur keilmuan menurut BSCS (Biological Science Curricullum Study, Mayer 1980) bahwa ruang lingkup biologi meliputi obyek biologi berupa kingdom (plantae, animalia, protista, fungi, archebacteria, eubacteria). Ditinjau dari tingkat molekul (virus) - sel (protozoa, bakteri dan tumbuhan unisel) - jaringan (porifera & coelenterata) - organ (hati, ginjal, dll) - sistem organ (sistem sirkulasi, sistem transportasi, dll) - individu (manusia) – populasi (kumpulan individu yang sama di daerah yang sama) – komunitas (kumpulan beberapa populasi) – ekosistem (kumpulan beberapa komunitas) – biosfer (kumpulan bebrapa ekosistem). Adapun persoalan yang dikaji meliputi 9 tema dasar yaitu : 1. Biologi (sains) sebagai proses inkuiri 2. Sejarah konsep biologi 3. Evolusi 4. Keanekaragaman dan keseragaman 5. Genetika dan kelangsungan hidup 6. Organisme dan lingkungan 7. Perilaku 8. Struktur dan fungsi 9. Regulasi Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, obyek biologi juga terus berkembang. 3. Dampak mempelajari biologi Peran biologi dalam kehidupan memberikan dampak negatif dan dampak positif. Dampak positif atau manfaatnya yaitu (1) Manusia sadar terhadap hidup dan kehidupan dalam lingkungan, (2) Diciptakan bibit unggul yang ramah lingkungan, (3) pemanfaatan mikroorganisme dalam segala bidang. Sedangkan dampak negatif yang ditimbulkan yaitu (1) Mengeksploitasi SDA dengan sembarangan, (2) Penggunaan bibit unggul dan pestisida berlebihan yang akan berdampak pada biodeversitas, (3) Penggunaan senjata biologi yang mematikan, yang akan merusak lingkungan biotik maupun abiotik. Oleh karena itu kemajuan biologi yang demikian pesatnya harus diimbangi dengan iman dan takwa, sehingga pemanfaatan lebih optimal dan meminimalkan dampak negatif yang ada. 4. Metode ilmiah Biologi merupakan cabang sains yang mempelajari berbagai permasalahan makhluk hidup, dan untuk mempelajari melalui proses dan sikap ilmiah ini sebagai konsekuensi biologi. Dengan menggunakan proses dan sikap ilmiah akan memperoleh produk ilmiah. Dalam mempelajari sains terdiri dari 3 komponen yaitu : Sikap ilmiah Merupakan sikap yang harus dimiliki untuk berlaku obbyektif dan jujur saat mengumpulkan dan menganalisa data. Proses ilmiah Merupakan perangkat ketrampilan kompleks yang digunakan dalam melakukan kerja ilmiah. Proses ilmiah dapat dilakukan dengan pendekatan ketrampilan proses dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu: 1) Ketrampilan proses sains dasar, meliputi: a. Mengobservasi Mencari gambaran atau informasi tentang objek penelitian melalui indera. Dalam biologi hasil observasi seringkali dibuat dalam bentuk gambar (misal gambar dunia dll), bagan (missal bagan siklus hidup kupu-kupu), tabel (misal tabel pertumbuhan penduduk suatu wilayah), grafik (misal grafik hubungan antara tabel pertumbuhan kecambah), dan tulisan. b. Menggolongkan Untuk mempermudah dalam mengidentifikasi suatu permasalahan c. Menafsirkan Memberikan arti sesuatu fenomena/kejadian berdasarkan atas kejadian lainnya. d. Mempraktikkan/meramalkan Memperkirakan kejadian berdasarkan kejadian sebelumnya serta hukum-hukum yang berlaku. Prakiraan dibedakan menjadi dua macam yaitu prakiraan intrapolasi yaitu prakiraan berdasarkan pada data yang telah terjadi; kedua prakiraan ekstrapolasi yaitu prakiraan berdasarkan logika di luar data yang terjadi. e. Mengajukan pertanyaan Berupa pertanyaan bagaimana, karena pertanyaan ini menuntut jawaban yang diperoleh dengan proses. 2) Ketrampilan proses sains terpadu, yang terdiri dari: a. Mengidentifikasi variabel b. Menyusun tabel data c. Menyusun grafik d. Mendeskripsikan hubungan antar variabel e. Perolehan data dan pemrosesan data f. Menganalisia penyelidikan g. Merumuskan hipotesis h. Mendefinisikan variabel secara operasional i. Melakukan eksperimen j. Inferens 3) Langkah sistematis dalam proses ilmiah/metode ilmiah meliputi: Merumuskan masalah Ada tiga cara dalam merumuskan permasalahan yaitu: a. Apakah variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat objek eksperimen? b. Bagaimana pengeruh variabel bebas terhadap variabel terikat objek eksperimen? c. Apakah ada hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat objek eksperimen? Menyusun kerangka berfikir/Mengumpulkan keterangan Kerangka berfikir dicari melalui kepustakaan atau fakta empiris (observasi). Merumuskan hipotesis Hipotesis merupakan suatu dugaan yang merupakan jawaban sementara terhadap masalah sebelum dibuktikan. Ada 2 macam hipotesis dalam eksperimen yaitu: a. Hipotesis nol (H0) : tidak ada pengnaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat b. Hipotesis alternatif (H1) : ada pengaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat Melakukan eksperimen Untuk mendukung atau menyangkal hipotesa itu perlu dibuktikan melalui eksperimen. Dalam melakukan eksperimen melalui tahapan-tahapan sebagai berikut: a. Taraf perlakuan b. Pengendalian faktor lain c. Ulangan d. Pengukuran Analisis data Analisa data dapat menggunakan statistik atau secara deskriptif. Menarik kesimpulan Ada dua kemungkinan dalam kesimpulan yaitu hipotesis diterima (dugaan sementara sesuai dengan eksperimen) atau ditolak (dugaan sementara tidak sesuai dengan eksperimen). Publikasi Hasil penelitian di publikasikan ke kalayak melalui jurnal penelitian, seminar atau lewat internet. Klik di sini! Share Posting Terkait: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas XI MATERI BIOLOGI SMA VIRUS MACAM-MACAM KLASIFIKASI Archaebacteria dan Eubacteria Uji Kompetensi Karakteristik Biologi dan Metode Ilmiah RUANG LINGKUP BIOLOGI BIOLOGI SEBAGAI ILMU Benefit of Biology | Manfaat Biologi Klasifikasi Mahluk Hidup | Pembagian Kingdom SOAL OLIMPIADE BIOLOGI SMA 2011 Cabang-cabang Biologi DETIK-DETIK UN BIOLOGI 2011 SOAL UN TAHUN 2010 KEMARIN SOAL LATIHAN UN I TRYOUT UN BIOLOGI 2011 (I) TRYOUT UN BIOLOGI 2011 SOAL PREDIKSI UN BIOLOGI (II) 2011 SOAL PREDIKSI UN BIOLOGI (I) 2011 Animasi Menstruasi File pada kategori: SMA-MA, Umum, Materi Biologi SMA Comments » The URI to TrackBack this entry is: http://biologi.blogsome.com/2011/07/22/biologi-sebagai-ilmu-2/trackback/ No comments yet. RSS feed for comments on this post. KOLOM KOMENTAR Nama E-mail Web/Blog (Optional) Isi komentarmu: Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided. © 2007 BIOLOGI TERLENGKAP! | Dibuat oleh Pak Tohib | Guru Biologi SMA N 2 Mranggen Demak Home | SiteMap | RSS Feed Sistem Klasifikasi Enam Kingdom (Menurut Woese tahun 1977) Semula para ahli hanya mengelompokkan makhluk hidup menjadi 2 kerajaan, yaitu kerajaan tumbuhan dan kerajaan hewan. Dasar para ahli mengelompokkan makhluk hidup menjadi 2 kerajaan : Kenyataan bahwa sel kelompok tumbuhan memiliki dinding sel yang tersusun dari selulosa. Tumbuhan memiliki klorofil sehingga dapat membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis dan tidak dapat berpindah tempat dan hewan tidak memiliki dinding sel sementara hewan tidak dapat membuat makanannya sendiri, dan umumnya dapat berpindah tempat. Namun ada tumbuhan yang tidak dapat membuat makanannya sendiri, yaitu jamur (fungi). Berarti, tumbuhan berbeda dengan jamur maka para ahli taksonomi kemudian mengelompokkan makhluk hidup menjadi tiga kelompok, yaitu Plantae (tumbuhan), Fungi (jamur), dan Animalia (hewan). Setelah para ahli mengetahui struktur sel (susunan sel) secara pasti, makhluk hidup dikelompokkan menjadi empat kerajaan, yaitu Prokariot, Fungi, Plantae, dan Animalia, Pengelompokan ini berdasarkan ada tidaknya membran inti sel. Sel yang memiliki membran inti disebut sel eukariotik, sel yang tidak memiliki membran inti disebut sel prokariotik. Pada tahun 1969 Robert H. Whittaker mengelompokkan makhluk hidup menjadi lima kingdom, yaitu Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia. Pengelompokan ini berdasarkan pada susunan sel, cara makhluk hidup memenuhi makanannya, dan tingkatan makhluk hidup. Namun sistem ini kemudian diubah dengan dipecahnya kingdom monera menjadi kingdom Eubacteria dan Archaebacteria. Penjelasan Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup Enam Kingdom: Kingdom Eubacteria Para makhluk hidup di Kingdom Eubacteria berupa makhluk hidup sel tunggal (uniseluler). Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Eubacteria memiliki sel prokariotik (sel sederhana yang tidak mempunyai kapsul sebagai lapisan terluarnya dan dinding sel didalamnya). Eubacteria juga dikenal dengan istilah bakteria. Kingdom Archaebacteria Pada tahun 1977 seorang mikrobiolog bernama Carl Woese dan peneliti lain dari university of Illinois menemukan suatu kelompok bakteri yang memiliki ciri unik dan berbeda dari anggota kingdom Monera lainnya. Kelompok tersebut dinamakan Archaebacteria. Archaebacteria lebih mendekati makhluk hidup eukariot dibandingkan bakteri lain yang merupakan prokraiot. Hal itu menyebabkan terciptanya sistem klasifikasi 6 kingdom pemisah kingdom Archaebacteria dari anggota kingdom Monera lain yang kemudaian disebut Eubacteria. Namun hingga sekarang yang diakui sebagai sistem klasifikasi standar adalah sistem Lima Kingdom yang ditemukan oleh Whittaker. Makhluk hidup di Kingdom Archaebacteria tidak jauh berbeda dengan yang ada di Kingdom Eubacteria karena mereka dulunya satu Kingdom. Namun Archaebacteria umumnya tahan di lingkungan yang lebih ekstrem. Kingdom Protista Makhluk hidup yang dimasukkan dalam kerajaan Protista memiliki sel eukariotik. Protista memiliki tubuh yang tersusun atas satu sel atau banyak sel tetapi tidak berdiferensiasi. Protista umumnya memiliki sifat antara hewan dan tumbuhan. Kelompok ini terdiri dari Protista menyerupai tumbuhan (ganggang), Protista menyerupai jamur, dan Protista menyerupai hewan (Protozoa, Protos: pertama, zoa: hewan). Protozoa mempunyai klasifikasi berdasarkan sistem alat geraknya, yaitu Flagellata/Mastigophora (bulu cambuk, contoh Euglena, Volvox, Noctiluca, Trypanosoma, dan Trichomonas), Cilliata/Infusiora (rambut getar, contoh Paramaecium), Rhizopoda/Sarcodina (kaki semu, contoh Amoeba), dan Sporozoa (tidak mempunyai alat gerak, contoh Plasmodium). Kingdom Fungi (Jamur) Fungi memiliki sel eukariotik. Fungi tak dapat membuat makanannya sendiri. Cara makannya bersifat heterotrof, yaitu menyerap zat organik dari lingkungannya sehingga hidupnya bersifat parasit dan saprofit. Kelompok ini terdiri dari semua jamur, kecuali jamur lendir (Myxomycota) dan jamur air (Oomycota). Beberapa kelompok kelas antara lain: a. kelas Myxomycetes (jamur lendes) contoh nya Physarum policephalius. b. kelas Phycomycetes (jamur ganggang) contoh nya jamur tempe (Rhizopus oryzae, mucor mue) Kingdom Plantae (Tumbuhan) Tumbuhan terdiri dari tumbuhan lumut (Bryophyta), tumbuhan paku (Pteridophyta), tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae), dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae). Kingdom Animalia (Hewan) Hewan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya tersusun atas banyak sel yang telah berdiferensiasi membentuk jaringan. Hewan tidak dapat membuat makanannya sendiri sehingga bersifat heterotrof. Kelompok ini terdiri dari semua hewan, yaitu hewan tidak bertulang belakang (invertebrata/avertebrata) dan hewan bertulang belakang (vertebrata). Sistem Klasifikasi 6 Kingdom Pada tahun 2004, seorang ilmuwan, Thomas Cavalier-Smith mengklasifikasikan makhluk hidup menjadi k Kingdom juga, namun dengan memisahkan Eukaryota dari Protista yang bersifat autotrof menjadi Kingdom baru, yaitu Chromista. 6 Kingdom menurut Klasifikasi Cavalier-Smith, yaitu: 1). Bacteria 2). Protozoa 3). Chromista 4). Fungi 5). Plantae 6). Animalia Walaupun sekarang Indonesia sedang berusaha mengadaptasikan klasifikasi Domain, namun klasifikasi menurut ketentuan terakhir (yang terbaru) adalah klasifikasi Cavalier-Smith ini. Berikut ini ada link tentang Klasifikasi berbahasa Inggris saya Ambil dari Blog nya Bu Lilit Suryati. (http://lilitsuryati.blogspot.com) Klik di sini! Klik di sini! Share Posting Terkait: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kelas XI MATERI BIOLOGI SMA VIRUS MACAM-MACAM KLASIFIKASI Archaebacteria dan Eubacteria Uji Kompetensi Karakteristik Biologi dan Metode Ilmiah RUANG LINGKUP BIOLOGI BIOLOGI SEBAGAI ILMU Benefit of Biology | Manfaat Biologi Klasifikasi Mahluk Hidup | Pembagian Kingdom SOAL OLIMPIADE BIOLOGI SMA 2011 Cabang-cabang Biologi DETIK-DETIK UN BIOLOGI 2011 SOAL UN TAHUN 2010 KEMARIN SOAL LATIHAN UN I TRYOUT UN BIOLOGI 2011 (I) TRYOUT UN BIOLOGI 2011 SOAL PREDIKSI UN BIOLOGI (II) 2011 SOAL PREDIKSI UN BIOLOGI (I) 2011 Animasi Menstruasi File pada kategori: SMA-MA, Materi Biologi SMA Comments » The URI to TrackBack this entry is: http://biologi.blogsome.com/2011/07/21/klasifikasi-mahluk-hidup-pembagian-kingdom/trackback/ No comments yet. RSS feed for comments on this post. KOLOM KOMENTAR Nama E-mail Web/Blog (Optional) Isi komentarmu: Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided. © 2007 BIOLOGI TERLENGKAP! | Dibuat oleh Pak Tohib | Guru Biologi SMA N 2 Mranggen Demak Home | SiteMap | RSS Feed 2. Perhatikan nama-nama tumbuhan berikut! 1). Kacang buncis (Phaseolus vulgaris) 2). Kacang panjang (Vigna sinensis) 3). Pete cina (Leucaena glauca) 4). Kacang hijau (Phaseolus radiatus) 5). Kacang kapri (Pisum sativum) Dari kelima tubuhan tersebut pasangan manakah yang takson terendahnya sama? A. 1 dan 2 B. 1 dan 4 C. 2 dan 3 D. 2 dan 5 E. 4 dan 5 3. Selain ada bakteri yang merugikan misalnya membusukkan makanan dan menyebabkan penyakit namun banyak juga jenis-jenis bakteri yang menguntungkan misalnya golongan Methanocaterium sp digunakan untuk pembuatan…. A. biogas dari kotoran ternak B. yoghurt dari susu sapi C. keju swis dari susu asam D. nata de coco dari sari kelapa E. PST dari serbuk gergaji 9. Pada sungai yang alirannya lambat, airnya akan menjadi subur sekali untuk pertumbuhan ganggang dan tanaman pengganggu lainnya, keadaan ini disebut eutrofikasi. Peristiwa ini disebabkan oleh … A. kelebihan CO2 dan SO2 hasil dari pelapukan sampah organik B. kekurangan dekomposer yang akan membusukkan sampah buangan C. timbunan bahan anorganik hasil penguraian sampah organik dan polutan D. sampah organik yang tidak mampu terurai oleh mikroorganisme E. limbah minyak tanah menutupi lapisan permukaan perairan dan mematikan mikroba 10. Organel berupa saluran halus dalam sitoplasma yang berbatas sistem membran dan erat kaitannya dengan sistem angkutan pada sintesis protein adalah…. A. ribosom B. retikulum endoplasma C. plasmadesmata D. badan golgi E. lisosom 17. Pada pernapasan dada, inspirasi terjadi bila…. A. otot antar tulang rusuk berkontraksi, sehingga tulang rusuk menurun, rongga dada mengecil, udara keluar B. otot sekat rongga dada kontraksi, posisi sekat mendatar, rongga dada membesar, udara masuk C. otot antar tulang rusuk kontraksi, tulang rusuk terangkat, rongga dada membesar, udara masuk D. otot antar tulang rusuk relaksasi, tulang rusuk terangkat, rongga dada m


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar